Pemprov Kalteng Rilis Program Bantuan dan Gerakan Pangan Murah Menyambut Lebaran

Menyambut datangnya Lebaran, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) telah resmi meluncurkan penyaluran Bantuan Pangan untuk periode Februari-Maret 2026. Selain itu, Pemprov Kalteng juga mengadakan Gerakan Pangan Murah sebagai upaya untuk menjaga keseimbangan harga serta mendukung masyarakat menjelang perayaan Idulfitri. Pelaksanaan program ini bertempat di Istana Isen Mulang, rumah dinas gubernur, yang berlokasi di Palangka Raya, pada tanggal 12 Maret 2026.
Program Bantuan dan Gerakan Pangan Murah
Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Kalimantan Tengah menjadi pelaksana dari acara ini. Kegiatan ini dihadiri oleh Gubernur Agustiar Sabran, Wakil Gubernur Edy Pratowo, dan Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Leonard S. Ampung, serta unsur Forkopimda dan jajaran perangkat daerah. Tak ketinggalan, masyarakat yang menjadi penerima manfaat turut hadir dalam acara ini.
Gubernur Agustiar Sabran dalam sambutannya mengapresiasi Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, atas perhatian pemerintah pusat kepada masyarakat Kalimantan Tengah melalui program bantuan pangan.
“Pada kesempatan ini, Presiden telah menyediakan bantuan untuk masyarakat yang berhak menerimanya. Menjelang Lebaran, dukungan dari pemerintah sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Untuk itulah, kami mengucapkan terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia,” ungkap Gubernur.
Gubernur menjelaskan bahwa ada sekitar 205 ribu paket bantuan pangan dari pemerintah pusat yang diperuntukkan bagi masyarakat Kalimantan Tengah yang membutuhkan.
Bantuan Pangan untuk Masyarakat Berkebutuhan
“Bantuan ini ditujukan untuk masyarakat yang berhak menerima, bukan untuk mereka yang sudah berkecukupan. Jika ada kesalahan dalam pendataan di lapangan, kami akan segera memperbaikinya. Hal ini juga berlaku pada program pemerintah provinsi seperti Kartu Huma Betang Sejahtera serta berbagai bantuan pangan murah maupun bantuan tunai pada hari besar keagamaan,” terangnya.
Gubernur menekankan bahwa program bantuan ini merupakan bukti nyata dari kehadiran pemerintah di tengah masyarakat.
“Pembangunan bukan hanya soal membangun jalan atau sekolah, tetapi juga soal membangun kebahagiaan masyarakat. Kebahagiaan bapak dan ibu sekalian adalah kebahagiaan kami juga,” tuturnya.
Penyaluran Bantuan dan Gerakan Pangan Murah
Wakil Gubernur Edy Pratowo menambahkan bahwa penyaluran bantuan pangan dan Gerakan Pangan Murah adalah bentuk kepedulian pemerintah kepada masyarakat menjelang hari besar keagamaan.
“Pemerintah hadir di tengah masyarakat. Menjelang Lebaran, kita ingin berbagi agar masyarakat dapat merasakan manfaat dari berbagai program pemerintah,” kata Edy.
Plt. Sekda Leonard S. Ampung memaparkan bahwa penyaluran bantuan pangan Presiden untuk Kalimantan Tengah pada periode Februari–Maret 2026 mencapai 205.140 paket, dengan sekitar 18 ribu paket dialokasikan untuk wilayah Palangka Raya.
“Hari ini kita juga melaksanakan Gerakan Pangan Murah untuk menjaga stabilisasi harga menjelang hari besar keagamaan. Berbagai komoditas disediakan dengan harga di bawah pasar seperti beras, bawang merah, bawang putih, gula pasir, minyak goreng, telur, cabai, ikan segar, hingga berbagai produk UMKM,” jelasnya.
Selain itu, dalam kegiatan tersebut juga disalurkan bantuan melalui program Kartu Huma Betang Sejahtera bagi masyarakat yang membutuhkan di Kota Palangka Raya, dengan jumlah penerima sekitar 1.859 keluarga penerima manfaat.
Penyerahan Bantuan Secara Simbolis
Setelah rangkaian sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan bantuan secara simbolis kepada masyarakat penerima bantuan langsung tunai (BLT) dari Presiden serta penerima manfaat Kartu Huma Betang Sejahtera. Penyerahan dilakukan langsung oleh Gubernur bersama Wakil Gubernur, Plt. Sekda, dan unsur Forkopimda sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam memastikan bantuan tepat sasaran.
Melalui kegiatan ini, Pemprov Kalimantan Tengah berharap penyaluran bantuan pangan serta pelaksanaan Gerakan Pangan Murah dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok sekaligus menjaga stabilitas harga bahan pangan menjelang Idulfitri.
Selain itu, sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta seluruh pemangku kepentingan diharapkan terus diperkuat guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kalimantan Tengah.