Alumni SMA Negeri Pangururan 1989 di Jawa Raya Mengadakan Bona Taon dan Pelantikan Pengurus Baru

Dalam rangka mempererat silaturahmi serta memupuk semangat kebersamaan, alumni angkatan 1989 SMA Negeri Pangururan yang tinggal di Pulau Jawa, mengadakan acara Bona Taon dan pelantikan pengurus baru untuk periode 2026-2029. Acara yang meriah ini berlangsung di Mulia Cafe dan Resto, Jalan Kebon Nanas No. 70, Cipinang Besar Selatan, Jakarta Timur pada Sabtu (14/3/2026).
Pentingnya Ikatan Alumni
Acara ini bukan hanya menjadi ajang reuni dan menyambut pengurus baru, tapi juga menjadi momentum berharga untuk memperkuat ikatan emosional dan mempererat tali silaturahmi antar alumni SMA Negeri Pangururan angkatan 1989 yang kini tersebar di berbagai penjuru, khususnya di Pulau Jawa.
Gonja Tamba, Pengurus Alumni ’89 wilayah Pulau Jawa periode 2023–2026, menyampaikan rasa syukurnya atas keberlangsungan ikatan alumni yang hingga saat ini tetap aktif dan solid. Menurutnya, tanpa inisiatif membentuk ikatan alumni, hangatnya persahabatan dan kebersamaan yang dirasakan saat ini mungkin tidak akan ada.
Komunitas yang Mendukung dan Menginspirasi
Mula Parna Sitanggang, selaku Ketua Umum Alumni 1989 SMA Negeri Pangururan, mengajak semua alumni untuk menjadikan organisasi alumni sebagai wadah yang memberikan manfaat lebih luas, bukan hanya sebatas mempererat hubungan antaranggota. Keberadaan ikatan alumni juga diharapkan dapat memberikan kontribusi positif untuk adik-adik kelas yang masih bersekolah.
Menurutnya, ikatan alumni harus menjadi semacam ‘pemantik api’ yang tidak hanya dinikmati oleh anggota, tetapi juga dapat memberikan manfaat bagi adik-adik mereka yang sedang berjuang meraih masa depan mereka.
Pelantikan Pengurus Baru
Acara kemudian dilanjutkan dengan pelantikan pengurus Alumni ’89 SMA Negeri Pangururan wilayah Pulau Jawa periode 2026–2029. Pelantikan ini menjadi momen penting untuk memastikan keberlanjutan organisasi ini. Pengurus yang terpilih diharapkan dapat menjaga dan memupuk semangat kebersamaan serta kehangatan bagi seluruh anggota.
Sebelum acara inti dilaksanakan, ada ibadah kebangunan rohani. St Diasi Boru Simbolon, yang menyampaikan renungan, mengajak para alumni untuk tetap teguh dalam pengharapan kepada Tuhan serta saling mendorong dalam kasih dan perbuatan baik. Ia juga menekankan pentingnya kebersamaan dan persekutuan sebagai kekuatan komunitas.
Filosofi Kebersamaan
Melalui perumpamaan sederhana tentang “soban” atau kayu bakar, St Diasi Boru Simbolon menggambarkan bagaimana kekuatan bersama dapat mencapai tujuan yang lebih besar. Jika kayu bakar hanya sebatang, ia sulit menyala. Tetapi jika banyak dan berkumpul, api akan cepat menyala. Hal ini sama dengan kita, jika bersatu dan berkolaborasi, maka tujuan besar akan lebih mudah tercapai.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pelantikan pengurus baru dengan susunan kepengurusan sebagai berikut:
- Jadurben Gultom sebagai Ketua
- Rimson Simarmata sebagai Sekretaris
- Herda Naibaho sebagai Bendahara
Acara ini juga dihadiri oleh Risdauli Boru Sinaga yang mewakili Alumni ’89 SMA Negeri Pangururan dari wilayah Indonesia Bagian Timur.
Para alumni berharap bahwa ikatan persaudaraan yang telah terjalin selama puluhan tahun ini dapat terus dipelihara dan menjadi wadah kolaborasi yang memberikan manfaat bagi sesama alumni serta bagi generasi penerus di almamater mereka.
