Bupati Jeneponto Resmi Tutup Latsar CPNS Angkatan XII Tahun 2026, Tekankan Integritas dan Teknologi

Pada era yang semakin berkembang ini, kebutuhan akan pegawai negeri sipil (PNS) yang berkualitas sangatlah penting. Pelatihan Dasar (Latsar) CPNS menjadi langkah awal yang krusial untuk mempersiapkan para calon ASN agar mampu menjalankan tugasnya dengan baik. Di tengah tantangan zaman, integritas dan pemanfaatan teknologi menjadi dua hal yang tidak bisa diabaikan. Baru-baru ini, Bupati Jeneponto secara resmi menutup kegiatan Latsar CPNS Angkatan XII Tahun 2026 di Balai Diklat BPSDM Provinsi Sulawesi Selatan, yang berlangsung di Makassar. Dalam acara penutupan tersebut, banyak pesan penting disampaikan yang relevan dengan harapan untuk memajukan birokrasi di Kabupaten Jeneponto.
Rangkaian Acara Penutupan Latsar CPNS Angkatan XII
Pada Sabtu, 11 April 2026, Bupati Jeneponto menutup secara resmi kegiatan Pelatihan Dasar CPNS Angkatan XII yang diikuti oleh 29 peserta. Acara ini diadakan di Balai Diklat BPSDM Provinsi Sulawesi Selatan Kampus II, Jalan Opu Daeng Siraju, Makassar. Kehadiran berbagai pejabat penting menambah nuansa resmi acara ini, termasuk Kepala BPSDM Provinsi Sulawesi Selatan, Prof. Dr. Muhammad Jufri, M.Si., M.Psi., Psikolog, serta Kepala BKD Sulawesi Selatan, Erwin Sodding, S.E., M.M.
Kepala BKPSDM Kabupaten Jeneponto, Ahmad Saparuddin, SSTP., M.Si., dalam laporannya menyampaikan bahwa seluruh peserta Latsar berhasil lulus dengan predikat memuaskan dan sangat memuaskan. Hal ini menunjukkan kualitas pelatihan yang telah mereka jalani dan diharapkan mampu diimplementasikan dalam tugas sehari-hari mereka sebagai ASN.
Pesan Penting dari Kepala BPSDM
Dalam sambutannya, Prof. Muhammad Jufri memberikan penekanan tentang pentingnya memanfaatkan ilmu yang didapat selama Latsar sebagai pemicu perubahan positif dalam lingkungan kerja. Ia menekankan bahwa sebagai ASN, mereka harus dapat menciptakan birokrasi yang responsif serta menerapkan nilai-nilai spiritual yang kuat dalam menjalankan tugasnya.
Pentingnya Pengembangan Diri dan Integritas
Bupati Jeneponto juga menekankan pentingnya pengembangan diri kepada seluruh peserta Latsar. Dalam sambutan penutupannya, ia memberikan pesan agar para ASN tidak hanya berfokus pada tugas, tetapi juga terus meningkatkan kemampuan pribadi, terutama dalam penguasaan teknologi. Di era informasi ini, kemampuan untuk memanfaatkan teknologi secara efektif menjadi sangat krusial untuk meningkatkan kinerja birokrasi.
Selain itu, Bupati juga mengingatkan agar para ASN tidak mudah terpengaruh oleh informasi hoaks yang dapat memecah belah persatuan. Integritas dan loyalitas dalam menjalankan tugas harus menjadi pegangan utama setiap pegawai negeri sipil. Ini adalah fondasi yang harus dijaga agar dapat memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat.
Contoh Teladan di Lingkungan ASN
Dalam penutupan tersebut, Bupati memberikan contoh dua pejabat yang hadir, yaitu Dr. Alfian Syam, Kepala Bappeda, dan Dr. Mustaufiq, Kepala Dinas Dukcapil. Keduanya dinilai mampu menunjukkan kinerja yang baik dalam perencanaan pembangunan dan pelayanan publik. Hal ini diharapkan dapat memotivasi para peserta Latsar lainnya untuk mengikuti jejak mereka dalam menjalankan tugas sebagai ASN dengan penuh dedikasi dan profesionalisme.
Apresiasi untuk Penyelenggara dan Tenaga Pengajar
Di akhir sambutannya, Bupati Jeneponto menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi kepada jajaran BPSDM Provinsi Sulawesi Selatan. Ia menghargai fasilitas yang telah disediakan serta tenaga pengajar (widyaiswara) yang kompeten dalam memberikan materi selama pelatihan. Dukungan ini sangat penting dalam menciptakan ASN yang berkualitas dan siap menghadapi tantangan di masa depan.
Tak lupa, Bupati juga mengucapkan terima kasih kepada panitia BKPSDM Kabupaten Jeneponto, khususnya bidang pendidikan dan pelatihan, yang telah bekerja keras dalam menyelenggarakan kegiatan Latsar ini. Upaya bersama ini diharapkan dapat membawa perubahan yang positif bagi Kabupaten Jeneponto.
Harapan untuk Masa Depan
Bupati Jeneponto menutup sambutannya dengan harapan agar semua usaha yang dilakukan dalam pelatihan ini bernilai ibadah dan dapat mewujudkan cita-cita untuk menciptakan Jeneponto yang bahagia. Dengan semangat dan dedikasi yang tinggi, diharapkan para peserta Latsar CPNS Angkatan XII Tahun 2026 dapat berkontribusi secara maksimal dalam pembangunan daerah dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Pelatihan Dasar CPNS tidak hanya sekadar formalitas, tetapi merupakan investasi untuk masa depan birokrasi yang lebih baik. Dengan integritas yang tinggi dan kemampuan yang memadai, para ASN diharapkan mampu menjawab tantangan zaman dan berinovasi dalam memberikan pelayanan publik yang berkualitas.
Melihat komitmen yang ditunjukkan oleh semua pihak dalam acara ini, kita bisa optimis bahwa masa depan Kabupaten Jeneponto akan semakin cerah. Semoga Latsar CPNS Angkatan XII Tahun 2026 ini menjadi langkah awal yang baik bagi para ASN dalam mengembangkan karier dan berkontribusi positif bagi masyarakat.
